Meng-Aktif-kan ( Me-NonAktif-kan ) INNODB

Jika error ini terjadi  #1286 – unknown table engine ‘engine_type’ kemungkinan besar Database Engine InnoDB belum diaktifkan. Secara Default INNODB tidak diaktifkan, anda dapat mengeceknya melalui phpMyAdmin dengan meng-klik menu “Storage Engine” seperti gambar dibawah ini :

Image

Kemudian akan muncul seperti dibawah ini :Image

Lihat pada gambar InnoDB berwarna abu-abu ini menandakan status yang belum aktif, untuk meng-aktifkan lakukan seperti dibawah ini :

  1. Masuklah kedalam folder C:\xampp\mysql\bin
  2. Bukalah file my.cnf dengan notepad++ atau file editor favorit anda
  3. Edit skrip dibawah ini dengan menghilangkan tanda “#” pada teks innodb
  4. Berikan tanda “#” pada skip-innodb

Script my.cnf sebelum di-edit

……….

# Comment the following if you are using InnoDB tables

skip-innodb

#innodb_data_home_dir = “C:/xampp/mysql/”

#innodb_data_file_path = ibdata1:10M:autoextend

#innodb_log_group_home_dir = “C:/xampp/mysql/”

#innodb_log_arch_dir = “C:/xampp/mysql/”

## You can set .._buffer_pool_size up to 50 – 80 %

## of RAM but beware of setting memory usage too high

#innodb_buffer_pool_size = 16M

#innodb_additional_mem_pool_size = 2M

## Set .._log_file_size to 25 % of buffer pool size

#innodb_log_file_size = 5M

#innodb_log_buffer_size = 8M

#innodb_flush_log_at_trx_commit = 1

#innodb_lock_wait_timeout = 50

 

Setelah di-edit

 

……….

# Comment the following if you are using InnoDB tables

#skip-innodb

innodb_data_home_dir = “C:/xampp/mysql/”

innodb_data_file_path = ibdata1:10M:autoextend

innodb_log_group_home_dir = “C:/xampp/mysql/”

innodb_log_arch_dir = “C:/xampp/mysql/”

## You can set .._buffer_pool_size up to 50 – 80 %

## of RAM but beware of setting memory usage too high

innodb_buffer_pool_size = 16M

innodb_additional_mem_pool_size = 2M

## Set .._log_file_size to 25 % of buffer pool size

innodb_log_file_size = 5M

innodb_log_buffer_size = 8M

innodb_flush_log_at_trx_commit = 1

innodb_lock_wait_timeout = 50

 

Aktifkan/Restart XAMMP Control Panel dan bukalah phpMyAdmin kembali hasilnya akan seperti gambar dibawah ini ( InnoDB dengan warna biru  )

 

sekian semoga dapat membantu..

 

Modifikasi Maintenance mode Prestashop ( Mode Offline )

Maintenance mode atau mode pemeliharan, perbaikan atau mode offline Prestashop dapat kita modifikasi agar terlihat lebih cool.. ya paling tidak terkesan tidak kaku-lah, nah sekarang mari kita coba me-modifikasi Maintenance mode Prestashop.

Pertama, non-active-kan dahulu toko anda dengan meng-klik tab preferences l pada admin module (BO) lalu ceklist pada pilihan No kemudian disimpan dengan meng-klik button save di bagian bawah

enable shop handycraft plasa

Status Enable Shop : Yes menyatakan toko / shop bisa /siap dikunjungi sedangkan mode : No sebaliknya alias tidak bisa dikunjungi ( offline ) untuk memastikan hal ini silakan anda klik View my shop yang ada di pojok kanan atas module BO ini, tampilan default-nya adalah seperti gambar dibawah ini :

maintenance-Handycraft-Plasa

Kedua, bagaimana cara modifikasi tampilan default dari maintenance mode ini agar terlihat lebih friendly, carilah file maintenance.tpl pada folder themes anda, kemudian bukalah dengan Notepad++ atau text editor favorite anda, lihat gambar berikut ini

maintenance-tpl

maintenance-css

Hasil dari perubahan yang saya lakukan menjadi seperti ini

offline-handycraftplasa-net

Selamat Mencoba, semoga berhasil

JBXMenu – Menu Bar Vista Version (2)

Anda dapat membuat menu bar pada header prestashop anda menggunakan JBXMenu plus sedikit modifikasi dan jadilah menu bar seperti Vista yang anda inginkan, dibawah ini saya sajikan beberapa menu bar yang bisa anda pergunakan :

File-file png.ini simpan pada module JBXMenu di

C:\xampp\htdocs\presta144\modules\jbx_menu\gfx\menu\

dan jangan lupa cek-lah terlebih dahulu file superfish-modified.css yang ada pada folder

C:\xampp\htdocs\presta144\modules\jbx_menu\css

Apakah file ini sudah meng-akomodasi ke-inginan anda yaitu menampilkan menu bar Vista

Jika tidak silakan lihat postingan saya sebelumnya tentang JBXMenu

menu  :

Hover :

Hasil    :

handycraftplasa-pink

Menu : 

Hover :

Hasil

handycraftplasa-green

Untuk hasil-hasil lainnya silakan gunakan file-file png dibawah ini

Menu  :  1  2  3  4  5  6  7  8  9 10

Hover :  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

 

Merubah/menambah gambar/warna pada background Prestashop

Merubah / menambah gambar / warna pada background prestashop sebenarnya terbilang mudah dilakukan saya jamin anda semuanya pasti bisa, sekarang mari kita lakukan perubahan sedikit file global.css yang berada di C:\xampp\htdocs\presta144\themes\themes-mu\cssseperti gambar dibawah ini :

merubah-menambah-background

background-color: white;            bagian ini merubah warna background dari standard yang berwarna putih menjadi warna lain sesuai dengan pilihan anda, anda bisa menggunakan ColorSchemer Studio apabila anda ingin mencari warna yang lebih spesifik atau menggunakan addon-nya mozilla yaitu COLOR That Site!

 

background: url(“../img/back-028.gif”) scroll left top transparent;            bagian ini merubah background dengan memberikan latar belakang berupa image/picture, file back-028.gif ini berukuran 151px x 184px atau sesuaikan dengan selera anda , file ini diletakan di C:\xampp\htdocs\presta144\themes\themes-mu\img

background

Lihat gambar dibawah ini, hasil dari perubahan dengan latarbelakang image

background-image-prestashop

background-repeat:repeat-x: repeat-y;                                bagian ini memberikan efect penyebaran image ke seluruh bagian halaman web baik secara  horizontal maupun vertikal , jika anda hanya menuliskan repeat-x maka penyebaran image hanya secara horizontal ( 1 baris ) begitu juga dengan repeat-y penyebaran image dilakukan secara vertikal.

Image background-repeat:repeat-x

background-image_repeat-x

Image background-repeat:repeat-x

background-image_repeat-y

Selamat mencoba

 

untuk background yang lain anda bisa men-download-nya dari http://www.freebackgrounds.com/background_28.htm

 

Merubah / menambah gambar / warna pada block header

Merubah/menambah gambar/warna pada block header sebenarnya gampang-gampang sulit ( atau memang sulit banget… ). Gampang-nya kalau sudah tahu  gambar atau warna-nya harus disisipkan dimana, sulitnya ya kebalikan dari yang tadi…puuuzzzzziiiiinggggg.

Nah sekarang racikan jamunya saya kasih tau supaya gak puzzzing lagi :

Pertama siapkan gambar / warna yang sesuai dengan kebutuhan anda, saya asumsikan anda menggunakan gambar dengan ukuran 958px X 119px dan nama file tersebut adalah header_bg.png seperti dibawah ini

Read more…

Mengatasi error yang terjadi pada saat anda meng-upgrade Prestashop

Mengatasi error yang terjadi pada saat anda meng-upgrade Prestashop terbilang cukup sulit karena anda harus mengetahui beberapa syntax SQL  seperti SELECT,INSERT, UPDATE yang ada di MySQL / PHPmyAdmin seperti :

SELECT ( menampilkan data yang ada pada tabel )

SELECT * FROM `ps_zone`;   atau

SELECT name  FROM ps_zone where  id_zone=6;

Read more…

Tutorial Prestashop – Instalasi 2 Versi Prestashop yang berbeda dalam 1 database

Instalasi 2 Versi Prestashop yang berbeda dalam 1 table database dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut :

Pertama, pada saat pertama kali anda meng-install prestashop anda akan diberikan informasi mengenai system configuration yang akan anda gunakan seperti dibawah ini

system configure installer prestashop 1.5

Kedua, perhatikan kolom isian table prefix :  ps_ inisial ini akan ditambahkan pada setiap tabel yang ada pada database name : toko1505, anda juga bisa menginstall berbagai macam versi dari prestashop dalam 1 database asalkan inisial table prefix-nya dibedakan, misal :

Database name                                table                         keterangan

toko1310                                            ps_                          inisial utk Prestashop v1.3.0
px_                          inisial utk Prestashop v1.4.4
pk_                          inisial utk Prestashop v1.4.7
psx_                        inisial utk Prestashop v1.5

Jadi jika hanya ada 1 inisial kira-kira jumlah tabel yang ada adalah 260 tabel dan jika 4 inisial dalam 1 database maka junlah tabel yang ada menjadi 4 dikalikan 260 yaitu 1.040 tabel…wow jumlah yang besar…dan akan sangat membingungkan jika tidak mempuyai catatan sebagai peng-ingat inisial-inisial ini, tapi bukan berarti ini menjadi tidak berguna…ini akan sangat berguna jika anda melakukan upgrade dari versi 1.4x ke 1.5x atau selanjutnya dengan database yang sama, hanya yang perlu diperhatikan adalah field-field dalam tabel versi upgrade-nya apakah sama dengan versi sebelumnya, karena tidak sama akan muncul  error pada saat anda mengembalikan hasil backup ke versi upgrade-nya. Selamat mencoba semoga berhasil..